Skip to main content

Main DOTA 2.. buat apa ?

Hanya ada satu cara menjawabnya..





Yaitu ikutan main dan kemudian memberikan komentar setelah merasakan pengalamannya sendiri secara langsung. Baru beberapa hari ini coba main DOTA 2 lewat Steam on Linux, dan rasanya seperti sedang mengalami hype sebagaimana waktu dulu pertama kali mencoba CoC.

Memang masih noobs banget, karena baru coba-coba hero dan main lawan bot aja, sehingga untuk komentar yang lebih komprehensif mungkin baru bisa dijawab setelah beberapa waktu. Oiya, kalau kamu memiliki referensi untuk belajar DOTA 2 silahkan komen dibawah, siapa tahu bisa dipakai dan bermanfaat. Referensi ini bisa dalam hal tips bermain sampai cara monetisasi pada DOTA 2 (jualan apa gitu yang halal dan thoyib..)

Berikut ini beberapa tautan yang saya pakai untuk referensi bacaan sambil mencoba-coba,
  1. DOTA 2 Wiki, Gamepedia: http://dota2.gamepedia.com/Dota_2_Wiki
  2. DOTA 2 Steam Community: http://steamcommunity.com/app/570/guides
  3. Frustration Free Beginner's Guide to DOTA 2: http://steamcommunity.com/sharedfiles/filedetails/?id=124278228
  4. DOTA 2 PC, PCGamesN: http://www.pcgamesn.com/dota-2
  5. A Beginner’s Guide to DOTA 2: Part One – The Basics: http://www.pcinvasion.com/a-beginners-guide-to-dota-2-part-one-the-basics
Jangan lupa komentarnya.. :D

Comments

Popular posts from this blog

Selembar kain putih di Masjid Cheng Hoo...

suatu hari, ketika berkunjung kesana.. Bagi yang pernah mengunjungi Masjid Cheng Hoo di Surabaya, mungkin akan mendapati pemandangan seperti ini, yaitu adanya selembar kain putih yang dibentangkan untuk menutupi besi pembatas sebelah utara, akan tetapi untuk pembatas sebelah selatan, sama sekali tidak ada kain yang menutupi. Sedangkan yang pernah mengunjungi masjid ini di awal-awal peresmiannya, maka akan mendapati kedua besi pembatasnya sama-sama tidak ada yang ditutup dengan kain. Kenapa bisa seperti itu?

Ketika Orang Jepang Semakin Langka..

  grafik populasi penduduk jepang 2010 - 2015 Dari kurun waktu lima tahun terakhir, 2011 adalah tahun terakhir jumlah penduduk disana meningkat, yakni mencapai 128 juta jiwa. Sekarang? tinggal 127 juta jiwa (lihat gambar grafik). Bahkan ada yang berani bikin proyeksi, dalam seratus tahun kedepan penduduknya bakal tinggal 40 juta jiwa saja. Kenapa bisa begitu ? Menurut teori penulis, jawabannya adalah karena Jepang sejatinya memiliki masalah sosial kemasyarakatan yang cukup parah walaupun secara keduniaan sangat maju.